Kamis, 08 November 2018

Ciri Toko Online Palsu

Dengan begitu maraknya toko online yang menjual berbagai macam produk, tak heran jika kasus penipuan yang dilakukan oleh para online shop pun semakin bertambah. Sehingga membuat sebagian besar orang ragu atau khawatir, jika berbelanja secara online. Oleh karena itu anda harus tahu apa ciri dari toko berjualan secara online, yang palsu atau penipu atau yang memang toko yang terpercaya.

Dengan banyaknya online shop fiktif atau palsu, maka hal itu merugikan para konsumen yang ingin berbelanja online. Juga merugikan para penjual online yang jujur dan memang ingin berjualan dengan benar. Untuk itu anda harus tahu informasi mengenai beberapa ciri shop online palsu, agar anda tidak menjadi korban yang berikutnya.


Ciri-Ciri Toko Online Yang Fiktif Atau Palsu

1.    Tidak menerima COD, atau Cash On Delivery

Biasanya para online shop yang palsu atau fiktif ini tidak akan menerima pembayaran secara COD, atau yang disebut dengan Cash On Delivery. Yang di mana penjual dan pembeli bisa bertemu dan bertransaksi secara langsung, sehingga pembayaran secara tunai dan barang yang dibeli diberikan langsung pada pembeli.

Dengan catatan, sebuah online shop yang mencantumkan alamat dan foto toko offline yang mereka miliki tidak bisa jadi jaminan. Karena alamat bisa saja palsu, dan foto bisa diambil dari toko orang lain. Jika ada toko yang membolehkan system COD untuk pembayaran, dengan syarat bayar DP 50% sebaiknya jangan langsung percaya.

2.    Memperhatikan alamat website yang mereka miliki

Sebuah toko yang berjualan secara online biasanya memiliki alamat website, anda bisa memerhatikan lagi bagaimana website mereka. Jika sebuah online shop menggunakan website gratisan, anda harus berhati-hati. Karena sebuah online shop yang benar-benar berjualan dengan jujur, biasanya akan membuat website berbayar agar lebih professional.

Walaupun ada juga online shop jujur yang menggunakan web gratisan, atau toko penipu yang menggunakan website berbayar. Tetapi biasanya online shop palsu yang membuat website berbayar, adalah mereka yang berjualan produk yang harganya mahal misalnya gadget atau perhiasan.

3.    Perhatikan harga barang yang dijual

Biasanya barang yang dijual di toko online harganya akan lebih murah dibandingkan barang yang dijual di toko offline. Tetapi harganya tidak akan terlalu jauh, maka jika ada online shop yang menjual barang dengan harga yang sangat murah atau tidak masuk akal anda harus lebih berhati-hati.

Modus yang mereka lakukan biasanya dengan menyebutkan bahwa barang yang mereja jual adalah barang blackmarket, atau barang selundupan sehingga harganya murah dan jauh dari pasaran.

4.    Perhatikan juga nomor rekening toko tersebut

Biasanya toko fiktif hanya memiliki 1 nomor rekening saja, atau bisa beberapa nomor rekening tetapi dengan nama pemilik yang berbeda-beda. Jadi jika anda menemukan sebuah online shop yang memiliki 2 nomor rekening dengan nama yang berbeda, sebaiknya anda berhati-hati dan berpikir ulang untuk berbelanja di sana.

5.    Testimonial palsu

Toko palsu juga biasanya memiliki testimonial yang juga palsu, karena testimoni tidak bisa dijadikan jaminan. Karena ada pemilik yang menulis testimonial untuk mereka sendiri, agar terlihat nyata. Atau jika testimonialnya berupa screenshoot foto, bisa saja itu diedit atau mengambil dari testimony toko lain.

Semua ciri mengenai online shop palsu tadi tidak bisa dijadikan patokan yang pasti atau pas, karena ada beberapa toko yang berjualan online tapi jujur memiliki ciri di atas. Namun anda tetap harus hati-hati dan waspada ketika berbelanja online.

Artikel Terkait

Ciri Toko Online Palsu
4/ 5
Oleh